Pengertian Kesucian

Kesucian adalah perilaku pertarakan yang dilakukan seseorang untuk mengendalikan tindakan dan kesenangan seksual.

Kata kesucian berasal dari bahasa Latin castĭtas, yang berarti “murni”. Di antara sinonim yang dapat digunakan untuk merujuk pada kesucian adalah kata kehormatan, kemurnian, kesopanan, atau keperawanan. Kebalikan dari kesucian diistilahkan sebagai nafsu, sensualitas atau kenajisan.

Kesucian juga mengacu pada pantang nafsu intim yang harus dimiliki pasangan sebelum menikah.

Namun, kesucian adalah sikap yang dapat diambil dengan bebas dan mandiri sebagai bagian fundamental dari kehidupan mereka. Orang-orang ini menonjol karena memiliki integritas yang kuat dalam menjaga postur tubuh mereka dan menempatkan aktivitas penting lainnya yang penting untuk pengembangan pribadi di atas hasrat seksual.

Sikap ini dapat dianggap sebagai contoh bahwa orang mampu mengendalikan keinginan daging mereka dengan berfokus pada bidang penting lainnya dalam hidup mereka, sehingga menghindari pesta pora dan pergaulan bebas.

Di sisi lain, kesucian memiliki konotasi yang berbeda jika bersumber dari apa yang tertuang dalam berbagai keyakinan agama, yang biasanya bersifat memaksakan.

Bagi orang Kristen, kesucian adalah kebajikan yang dimiliki oleh orang-orang yang mampu mengendalikan hasrat mereka dan meningkatkan energi spiritual mereka.

Artinya, orang suci dalam agama Kristen adalah orang yang mampu menguasai kemauan, perasaan, kecerdasan, keputusan, mengintegrasikan seksualitasnya, untuk bertindak secara bertanggung jawab dan tanpa menyakiti orang lain.

Kesucian adalah kendali dan pengetahuan tentang keberadaan kita, menjaga moral, hidup dengan bijaksana, setia pada perasaan kita dan orang yang kita cintai.

Dalam Islam, kesucian merujuk pada keperawanan laki-laki dan perempuan, yang harus dijaga hingga pernikahan. Mereka yang tidak mematuhi ini menurunkan status sosial mereka.

Sumpah Kesucian

Kaul kemurnian adalah mereka yang menerima dan harus memenuhi orang-orang yang secara sukarela ingin mendedikasikan hidup dan kasih mereka kepada Yesus Kristus. Itu adalah komitmen yang berusaha memberi contoh bahwa cinta terbesar yang ada adalah cinta Tuhan.

Mereka yang menjadi bagian dari Gereja Katolik yang bertindak sebagai pendeta atau biarawati adalah orang-orang yang dengan setia berkomitmen pada kaul kemurnian dan, di mana larangan pernikahan atau kehidupan sebagai pasangan diekspresikan.

Sabuk kesucian

Chastity belt dikenal sebagai besi dan harness yang bisa dikunci, yang bentuknya menyerupai panty atau pakaian dalam wanita. Dulunya, sabuk kesucian ini dipasang pada wanita untuk mencegah mereka berhubungan intim dan dengan demikian menjaga keperawanan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *